Master Bahan, Stok & Pembelian
Mendata bahan beserta harganya, mencatat belanja, dan membaca sisa stok tanpa repot.
Mengelola stok itu opsional di HeyKopi — kamu bisa jualan tanpa menyentuh menu ini sama sekali. Tapi begitu bahan didata, dua hal berguna langsung ikut jalan: modal produk dihitung sendiri dan stok berkurang otomatis tiap penjualan.
Master Bahan#
Menu Master Bahan adalah daftar semua bahan yang kamu beli: kopi, susu, gula, sirup, gelas, sedotan.
Tiap bahan berisi:
| Kolom | Contoh | Gunanya |
|---|---|---|
| Nama | Susu UHT | — |
| Satuan | ml, gr, pcs | Satuan yang dipakai di resep |
| Isi per kemasan | 1000 ml | Supaya 1 kotak bisa dipecah jadi ml |
| Harga beli | Rp 18.000 | Dipakai menghitung modal per gelas |
| Stok | 12 kotak | Sisa yang ada sekarang |
Dari situ HeyKopi menghitung harga per satuan terkecil. Susu Rp 18.000 per 1000 ml berarti Rp 18 per ml — jadi resep yang pakai 150 ml susu modalnya Rp 2.700.
Pilih satuan terkecil yang masuk akal: ml untuk cairan, gr untuk bubuk, pcs untuk gelas/sedotan. Kalau resep memakai satuan berbeda dengan master bahan, angkanya jadi kacau.
Pembelian Bahan#
Menu Pembelian untuk mencatat belanja. Saat kamu simpan, dua hal terjadi:
- Stok bahan bertambah sesuai jumlah yang dibeli
- Pengeluaran bahan tercatat dan masuk ke Laba Rugi sebagai "Pembelian Bahan"
Pembelian = belanja bahan baku yang jadi produk (kopi, susu, gula). Pengeluaran = biaya operasional (sewa, listrik, gaji).
Keduanya sama-sama mengurangi laba, tapi dipisah supaya kamu tahu mana yang naik karena jualan ramai dan mana yang tetap setiap bulan.
Harga beli naik#
Catat saja pembelian baru dengan harga baru. Modal produk ikut menyesuaikan untuk penjualan berikutnya. Transaksi yang sudah lewat tetap memakai modal saat itu, jadi laporan bulan lalu tidak berubah sendiri.
Stok berkurang otomatis#
Stok bahan berkurang kalau produknya dibuat dari Resepku. Produk manual (yang modalnya diketik langsung) tidak memotong stok, karena aplikasinya tidak tahu isinya apa.
Urutannya:
Jual "Kopi Susu" → resepnya: 18 gr kopi + 150 ml susu + 1 gelas
→ stok kopi −18 gr, susu −150 ml, gelas −1
Bahan hampir habis#
Beranda menampilkan peringatan bahan yang menipis, dan produk yang bahannya habis ditandai di layar kasir supaya tidak terlanjur dijual.
Bahan terbuang / kedaluwarsa#
Susu basi, sirup kedaluwarsa, es batu mencair — itu kerugian nyata, dan HeyKopi punya tempatnya. Catat sebagai pembuangan bahan, nilainya akan muncul di Laba Rugi sebagai baris "Bahan Dibuang" yang terpisah dari pembelian.
Kalau nilai bahan terbuang terus naik, biasanya penyebabnya salah satu dari tiga ini: beli terlalu banyak sekaligus, penyimpanan kurang dingin, atau ada menu yang jarang laku tapi bahannya cepat basi.
Stok Opname (hitung ulang)#
Angka stok di aplikasi lama-lama bisa melenceng dari kenyataan — ada yang tumpah, ada yang dipakai untuk tes resep, ada yang dibawa pulang. Sesekali hitung fisiknya lalu samakan angkanya di Master Bahan.
Sebulan sekali sudah cukup untuk warung kecil.
Produksi (bikin stok setengah jadi)#
Menu Produksi untuk barang yang kamu buat dalam batch, bukan per gelas: simple syrup, cold brew, adonan roti. Kamu mencatat sekali "bikin 2 liter simple syrup", bahannya terpotong, lalu hasilnya jadi stok yang dipakai resep lain.